cara memilih jas pengantin

Beberapa Tips Memilih Jas Pengantin & Sepatu Untuk Pengantin Pria

Tips Memilih Jas Pengantin Pria

tips memilih jas dan sepatu penagntin pria

Hampir semua pengantin wanita biasa nya terfokus memikirkan gaun hari H-nya saja & tanpa sadar ‘menganaktirikan’ busana sang kekasih. Apa lagi bila pangeran kita ini tdk dikategorikan sebagai ‘fashion conscious’ awas tidak sadar fashion, jadilah busana nya ala kadar nya yg penting pake jas.

Pada hal memilih jas pengantin memiliki seni nya sendiri lho, & yg jelas di dunia modern ini pria tdk kalah modis dibanding kan wanita. Jadi, pastikan pasangan tak ketinggalan mode & berikut tipsnya:

Bahan jas pengantin

Ada beberapa tipe bhan utk jas pengantin pria tapi yg paling baik ialah bahan wol karena bahan ini agk berat shingga jatuh nya rapi & tak mudah berkerut. Tipe wol pling mahal & bagus tdk bisa di lihat dari merk / motif yg tertera di bahan tetapi hrs dilihat dari berat, komposisi & finishing bhn. Selain itu, bhn wol jg sangat cocok dgn iklim di Indonesia. Apalagi saat ini, bahan wol lbih canggih karena di olah lebih bagus, tipis dan tidak panas, disesuaikan dgn iklim Indonesia. Rata-rata utk iklim Asia wol dipadukan dgn katun, sutra & polyester.

Pastinya hindari bahan-bahan yg identik dgn busana formal seperti santungĀ & wol linen yg panas. Kemudian, utk yg mengadakan pesta pernikahan tradisional, jas pengantin tradisional yg paling bagus tetap yg berbahan wol dgn tekstur & payet yg disesuaikan dgn adat pernikahannya.

Corak dan warna

Bagus & tidaknya corak tergantung selera seseorang. Namun jas pengantin pria yg paling klasik tetaplah yg berwarna hitam legam polos. Super black bisa menjadi pilihan karena terlihat lebih anggun. Bahkan polos terlihat lebih formal & anggun, & bahan garis lbh memberi kesan dinamis & fashionable.

Warnanya sebaik nya di sesuaikan dgn warna gaun pengantin & waktu acara. Sekitar 70% dr calon pengantin pria Asia mmng tetap memilih hitam sbagai warna favorit jas mereka. Namun utk pemberkatan yg di adakan di siang hari, mgkin lebih baik menggunakan warna 2 selain hitam seperti darkgrey, cklat, hijau & champagne.

Bukan sekedar kancing

Pengantin lbih menggemari model jas yg simpel yaitu single breasted & tdk banyak lagi yg memesan model double bresated {jas dengan kancing bersusun ganda) atau pun tuxedo (jas dngan ekor) yg berkesan aristokrat Soal jumlah kancing masih antara 1 smpai 4 kancing, tergantung selera. Jas pengantin berkancing 3 sngat digemari pengantin thn ini, banyak juga yang menginginkan jas berpotongan kerah rendah dngn 1 / 2 kancing saja. Kancing 1 dan 2 menguntungkan untuk pengantin yang bertubuh agak gemuk atau pendek, sedangkan kancing 3 atau 4 bagus utk pengantin bertubuh tinggi karena semakin membentuk postur yg bagus. Warna kancing bisa di sesuaikan dgn warna jas pengantin, bisa terbuat dr bungkus kain / serat sintetis. Ada pula yg menyukai kancing logam dngn warna yg doff.

Kemeja, vest & dasi

Bagian dlam juga tdk kalah penting dgn bagian luarnya. Utk kemeja, orang lebih condong memilih warna broken white atau ivory ber bahan katun. Jgn lupa sesuaikan dgn warna gaun pengantin. Warna dasi bisa beraneka warna disesuaikan dgn kebutuhan. Model dasi kupu-kupu masih diminati walau pun model ini masih kiblatnya lebih ke Eropa & tidak populer di Asia, warna off white bisa menjadi perpaduan yang bagus. Dasi kupu kupu sebenarnya menjadi pakem dari setelan jas tuxedo & lebih bagus lagi jika semua pendamping mengenakan nya.

Penggunaan vest memang tidak wajib. Namun agar terlihat yang mana pengantin, biasanya vest menjadi aksesoris yang menentukan. Ibarat penggunaan payet pada kebaya, tidak wajib, namun menjadikan kebaya lebih mantap dan merupakan pasangan yang solid. Pengantin yang menyukai gaya konservatif biasanya hanya mengenakan kemeja dan dasi biasa sebagai padanan jas single breasted-nya. Bila ingin menambahkan vest, biasanya dipj|| warna yang gelap senada dengan jasnya. Sedangkan untuk kesan glam yang cocok bagi pesta resepsi malam untuk pengantin yang lebih wah, warna emas atau bahan yang licin mengkilap dapat menjadi pilihan yang glamor.

Padanan sepatu

Jas pengantin Idealnya di padankan dgn model sepatu bertali dengan sedikit hak & berwarna hitam tentunya, agar berkesan lebih formal & elegan. Selain itu sepatu warna putih juga sedang digemari sebagai padanan jas putih pula. Kemudian, utk yg mengenakan jas pengantin tradisional bisa menggunakan selop sebagai padanan nya, / disesuaikan dgn adat tradisional daerah masing masing.

Berikut ini beberapa tips di dalam memilih sepatu pengantin.

– Bagi kamu yg memiliki kaki besar, hindari sepatu dgn aksen tali (sling back / sepatu ala gladiator), krna justru akan menonjolkan daerah pergelangan kaki kamu.

– Sebisa mngkin hndari pula sepatu dgan wrna kontras (merah, kuning) karena akan membuat kaki kamu terlihat semakin pendek & besar. Sepatu wama putih atau beageakan lebih baik. Utk bentuk, pilihlah sepatu pump (tertutup) utk menutupi area pergelangan kaki. stiletto membantu kaki tmpk lbh panjang.

– Nah utk si betis bsar, sebaik nya memilih sepatu sling back / strappy shoes. Model ini akan menonjolkan bagian bawah kaki terutama pergelangan nya. Sebalik nya hindari sepatu pump krna akan membuat kaki kamu kelihatan tenggelam.

– Aksen pita / tali pada sepatu jga bisa kamu dpt membantu menciptakan kesan kaki & betis terlihat lbh seimbang. Bersyukurlah kamu yg memiliki bentuk kaki ideal. kamu boleh mengenakan sepatu bntuk apa saja. kamu hanya tinggal menyelaraskan dgn bentuk & warna gaun pengantin. Namun, usahakan utk mengenakan sepatu hak tinggi bila ingin terlihat seksi. Sentuhan kristal sebagai detail membuat kamu terlihat glamor.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *